Sejarah Kelompok Wanita Tani "Mekar Asih"
Kelompok ini bermula dari kegiatan pendampingan dalam rangka Pengabdian kepada Masyarakat yang difokuskan pada Pertanian Ramah Lingkungan. Kegiatan ini diinisiasi oleh salah satu lembaga dari universitas di Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah, pada tahun 2010.
Dalam kegiatan tersebut, petani dari Dusun Cingklok yang mayoritas merupakan wanita tani bekerja sama dengan perwakilan petani dari Dusun Sokowolu dan Dusun Dukuh, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan. Mereka mendapatkan pelatihan mengenai praktik pertanian berkelanjutan berbasis pertanian organik.
Sebagai bentuk stimulan, diberikan bantuan berupa pembangunan Rumah Plastik di delapan lokasi yang masing-masing dikelola oleh satu orang petani. Seiring waktu, kegiatan ini terus berkembang, dan jumlah anggota kelompok meningkat menjadi 22 orang petani. Pada tanggal 19 September 2013, secara resmi dibentuk Kelompok Wanita Tani (KWT) "Mekar Asih".
Pada tahap awal, kegiatan kelompok difokuskan pada pengolahan hasil panen sayuran, meskipun saat itu kelompok belum berkembang secara optimal. Kemudian, pada tahun 2018, kelompok mendapatkan pendampingan dari Laboratorium PHP (Pengolahan Hasil Pertanian) Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Melalui pendampingan tersebut, ruang lingkup kegiatan KWT diperluas, khususnya dalam pengembangan pertanian sayuran organik.
Tentang KWT Mekar Asih
KWT Mekar Asih merupakan kelompok tani dengan unit usaha budidaya dan pemasaran aneka sayuran organik, menjadi mitra dari PT. Cetro Tama Indonesia - Cetrofarm yang merupakan suppliyer sayuran sehat, segar dan berkualitas untuk Hypermarket wilayah Jawa Tengah, menjadi bagian dari ICS Bangkit Merbabu yang bekerja sama dengan PT. Bloom Agro Jakarta yang merupakan suppliyer sekaligus ekportir sayuran & buah segar ke Singapura, Malaysia. Selain itu pemasaran sayuran dilakukan secara online yang dikelola oleh 24 petani wanita yang dinamis dan semangat berorganik. Produk sayuran organik dikenal dengan merk OMA “Organik Mekar Asih”.